Sejarah Singkat

Program Studi Farmasi S1 berdiri tanggal 12 Januari 2011. Program Studi Farmasi Unsyiah merupakan Program Studi ke enam di fakultas MIPA (Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam) dari tujuh Program Studi yang ada di Fakultas MIPA. Pembukaan Program Studi Farmasi Unsyiah didukung oleh berbagai kalangan di Provinsi Aceh. Adapun pihak yang mendukung pembukaan Program Studi Farmasi ini adalah seperti Dinas Kesehatan, BBPOM, IAI, Pemerintah Daerah dan juga instansi-instansi terkait lainnya. Dukungan dari berbagai pihak tersebut bertujuan untuk mewujudkan Program Indonesia Sehat Tahun 2010. Pewujudannya dilakukan dengan memanfaatkan sumber daya lokal sebagai upaya untuk mengantisipasi terhadap butuhnya tenaga kerja pelayanan kefarmasian dan kesehatan di Provinsi Aceh khususnya Apoteker yang hingga saat ini jumlahnya masih sedikit atau masih jauh dari cukup.

“Menjadi salah satu pusat Pendidikan dan riset farmasi terbaik di Indonesia yang berbasis kepada pemanfaatan sumber daya alam local, serta menghasilkan Sarjana Farmasi yang handal dan berdedikasi di bidang sains, teknologi dan Kesehatan pada tahun 2025”

  1. Menghasilkan Sarjana Farmasi yang handal dan kompetitif dalam bidang pengembangan sumberdaya alam, professional dalam pelayanan farmasi komunitas dan farmasi klinis, serta mendedikasikan profesinya bedasarkan nilai-nilai moral 
  2. Mengembangkan proses pembelajaran dan penelitian yang bermutu sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan tuntutan stakeholder untuk Kesehatan dan kesejahteraan hidup masyarakat 
  3. Mengembangkan kerjasama strategis dengan berbagai pihak dalam rangka peningkatan akses Pendidikan tinggi, akses lapangan kerja bagi alumni dan pembiayaan riset untuk potensi dan permasalahan daerah
  1. Mengahasilkan lulusan yang handal dan kompetitif dalam pengembangan sumber daya alam local dan penjaminan mutu bahan baku dan sediaan farmasi 
  2. Menghasilkan lulusan yang professional dalam melaksanakan pelayanan kefarmasian
  3. Menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi dalam melakukan kajian, penelitian dan pengabdian pada bidang kefarmasian sesuai dengan tuntutan dan perkembangan ilmu pengetahuan untuk tercapainya Kesehatan dan kesejahteraan masyarakat 
  4. Menghasilkan lulusan yang memiliki daya saing baik di tingkat nasional maupun internasional serta mampu menciptakan lapangan kerja bagi alumni dan masyarakat 
  5. Menghasilkan lulusan yang mampu berkontribusi bagi perkembangan ilmu pengetahuan dalam mengembangkan dan menyelesaikan permasalahan daerah


Strategi komprehensif yang ditetapkan Prodi Sarjana Farmasi dalam mencapai visi, misi dan tujuan adalah:

  1. Pengembangan kurikulum dan pembelajaran
  2. Integrasi Kurikulum dengan Kebutuhan Global dan Lokal
  3. Pembelajaran berbasis kasus ataupun proyek
  4. Penguatan Soft Skills melalui berbagai pelatihan keterampilan
  5. Penelitian dan pengabdian masyarakat
  6. Mendorong dan mengembangkan penelitian teraoan
  7. Meningkatkan kolaborasi penelitian
  8. Meluncurkan program pengabdian masyarakat yang aplikatif
  9. Kerjasama strategis
  10. Mengembangkan kerjasama dengan industri farmasi nasional dan internasional
  11. Menjalin kerjasama dengan universitas terkemuka
  12. Terlibat aktif dalam berbagai organisasi
  13. Peningkatan kualitas dan akreditasi internasional
  14. Peningkatan kualitas dosen dan tenaga kependidikan secara formal dan non formal
  15. Standarisasi fasilitas dan laboratorium
  16. Evaluasi dan penyesuaian berkelanjutan
  17. Monitoring dan evaluasi berkala
  18. Penyesuaian strategi berlandaskan hasil monitoring dan evaluasi

Lulusan diharapkan dapat mengembangkan diri dalam berbagai bidang, diantaranya akademisi, praktisi farmasi dan sosio-pharmapreuner dengan profil sebagai berikut:

  1. Lulusan mampu menerapkan keilmuan, metodologi dan norma ilmiah yang inovatif dan mandiri berlandaskan prinsip pembelajaran sepanjang hayat dengan mengintegrasikan kemampuan komunikasi, literasi data dan teknologi teknologi serta berkontribusi terhadap peningkatan mutu kehidupan masyarakat sebagai bagian literasi manusia.
  2. Lulusan memiliki kemampuan kerja praktis yang komprehensif dan menerapkan pemikiran logis, kritis, inovatif, solutif, bermutu dan terukur dalam praktek kefarmasian sesuai dengan standar kompetensi.
  3. Lulusan memiliki jiwa socio-farmapreuner yang kreatif dan adaptif, berintegritas, disiplin, mandiri disertai kemampuan bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial terhadap masyarakat dan lingkungan.

Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) merupakan inti dari filosofi pendidikan yang didesain berdasarkan visi dan misi institusi dan merefleksikan karakter ideal lulusan. Tujuan utama dari CPL adalah menghasilkan lulusan yang tidak hanya berprestasi secara akademis, namun mencakup pendekatan menyeluruh yang menekankan kemampuan beradaptasi, berpikir kritis, dan komunikasi efektif.

  1. Lulusan mampu mengimplementasikan nilai – nilai kejujuran, integritas, disiplin dan tanggung jawab sebagai bagian dari profesionalitas.
  2. Lulusan menguasai dan mengaplikasikan ilmu farmasi dan multidisiplin ilmu lain dengan menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, kreatif dan inovatif dalam pengembangan ilmu serta praktek kefarmasian.
  3. Lulusan mampu menguasai dan mengaplikasikan metodologi dan literasi data, teknologi dan manusia dengan pendekatan kajian berbasis bukti dalam mendukung perumusan penyelesaian masalah pada pengembangan ilmu dan praktek kefarmasian.
  4. Lulusan mampu melakukan pembuatan, penjaminan dan pengendalian mutu sediaan farmasi dan melakukan pengembangan produk farmasi yang inovatif dan memiliki nilai ekonomi serta bermanfaat kepada masyarakat
  5. Lulusan mampu mengaplikasikan standar pelayanan kefarmasian dalam pengelolaan perbekalan farmasi.
  6. Lulusan mampu mengidentifikasi, menganalisis permasalahan dan merumuskan rekomendasi terapi obat yang tepat dalam pelayanan farmasi klinik serta mampu merumuskan upaya promotif, preventif dan kuratif sesuai dengan perkembangan terkini.
  7. Lulusan mampu menerapkan konsep islami dalam pengembangan sediaan obat dan pelayanan kefarmasian sesuai dengan standar halal.
  8. Lulusan memiliki jiwa sosio-pharmapreneur yang kreatif dan adaptif.