Minggu, 9 November 2025, mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) mengadakan acara Disaster Day sebagai bagian dari integrasi mata kuliah Farmasi Emergensi dan Kebencanaan (SMF16073) (2 SKS), dengan tema penanggulangan bencana banjir bandang. Acara ini melibatkan kolaborasi lintas profesi antara mahasiswa Program Studi Farmasi, Kedokteran, Kedokteran Gigi, Keperawatan, dan Psikologi. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Wakil Dekan Akademik FMIPA, Dr. Nasrullah, S.Si, M.Si, M.Sc, yang memberikan dukungan penuh terhadap upaya ini sebagai bagian dari persiapan mahasiswa menghadapi bencana secara profesional.
Acara ini diikuti oleh 38 mahasiswa dan didampingi oleh dosen pendamping apt. Fajar Fakri, S.Farm., M.S.Farm. dan apt. Rena Meutia, S.Farm., M.Si. Dengan adanya kegiatan ini, mahasiswa dilatih untuk berkolaborasi dalam menangani bencana banjir bandang, mulai dari evakuasi korban hingga pengelolaan obat-obatan dan perawatan medis yang dibutuhkan apabila terjadinya bencana alam. Simulasi skenario melibatkan berbagai aspek, seperti penanganan korban yang terjebak, pengelolaan logistik medis, serta pemulihan psikologis bagi korban bencana. Pelatihan ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan kesiapsiagaan mahasiswa untuk menghadapi situasi darurat yang sering datang secara tiba-tiba dan membutuhkan respons cepat.
Selain itu, kegiatan ini menekankan pentingnya kolaborasi antar profesi kesehatan dalam merespons bencana. Mahasiswa Farmasi bersama mahasiswa Kedokteran, Kedokteran Gigi, Keperawatan, dan Psikologi bekerja sama dalam memberikan perawatan fisik dan dukungan psikologis bagi korban yang dibagi menjadi beberapa kelompok kecil dengan masing-masing divisi, seperti Logistic, Field Hospital, atau DVI.
Disaster Day menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi lintas profesi dan kesiapsiagaan dalam penanganan bencana sangat penting. Dengan pelatihan ini, mahasiswa tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga kemampuan untuk bekerja sama dalam tim dalam menghadapi tantangan yang kompleks. Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan mahasiswa dapat mempraktikkan ilmu yang mereka pelajari dalam situasi nyata dan siap bekerja sama dalam penanggulangan bencana yang mungkin terjadi di masa depan.

Categories:

Comments are closed